EKSIS 2026

EKSIS 2026: Wadah Ekspresi dan Inspirasi Generasi Z dalam Membangun Bangsa Unggul

Gambar 1. Poster Lomba EKSIS 2026

EKSIS (Ekspresi dan Inspirasi) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya telah sukses terlaksana melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 2 April hingga 1 Juni 2026. Mengusung tema “Generasi Z dan Tiga Pilar Bangsa: Kebangkitan Bangsa Unggul Melalui Pendidikan, Literasi Informasi dan Pembelajaran Sepanjang Hayat di Era Globalisasi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan, kreativitas, serta kepedulian terhadap isu pendidikan dan literasi informasi yang semakin relevan di era digital.

Tema yang diangkat pada EKSIS 2026 berangkat dari pentingnya peran Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Kemudahan akses terhadap informasi membawa berbagai peluang sekaligus tantangan yang menuntut kemampuan berpikir kritis, literasi informasi yang baik, serta semangat belajar sepanjang hayat. Oleh karena itu, EKSIS 2026 hadir sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa melalui karya-karya inovatif.

Rangkaian pertama EKSIS 2026 diwujudkan melalui kompetisi nasional yang terdiri atas lomba esai dan lomba infografis. Kompetisi ini dibuka untuk mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan dilaksanakan secara daring. Sejak masa pendaftaran dibuka, EKSIS 2026 memperoleh antusiasme yang sangat tinggi dari mahasiswa di berbagai daerah. Tercatat lebih dari 350 mahasiswa berpartisipasi dalam kompetisi ini yang tergabung dalam sekitar 99 kelompok lomba esai dan 50 kelompok lomba infografis. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya perhatian generasi muda terhadap isu pendidikan, literasi informasi, dan pembelajaran sepanjang hayat yang menjadi tema utama EKSIS 2026. Beragam gagasan inovatif dan perspektif kritis pun bermunculan melalui karya-karya yang dikirimkan, mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan sumber daya manusia yang unggul di era globalisasi.

Gambar 2. Technical Meeting

Selama periode kompetisi, peserta mengikuti berbagai tahapan mulai dari pendaftaran, technical meeting, pengumpulan karya, hingga proses penjurian. Technical meeting diselenggarakan sebagai sarana penyampaian informasi teknis terkait ketentuan lomba, mekanisme pengumpulan karya, serta kriteria penilaian yang akan digunakan oleh dewan juri. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh peserta memahami alur kompetisi sehingga dapat mengikuti perlombaan secara optimal. Setelah masa pengumpulan karya berakhir, seluruh karya yang masuk melalui proses seleksi dan penilaian secara menyeluruh oleh dewan juri sesuai dengan bidang masing-masing. Proses ini dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan aspek substansi, kreativitas, orisinalitas, relevansi tema, serta kualitas penyajian karya.

Setelah masa pengumpulan karya berakhir, seluruh karya peserta memasuki tahap penjurian. Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, serta mahasiswa yang memiliki kompetensi sesuai bidang lomba. Setiap karya dinilai berdasarkan aspek substansi, kreativitas, relevansi dengan tema, orisinalitas, serta kualitas penyajian. Melalui proses penjurian yang objektif dan komprehensif, terpilihlah karya-karya terbaik yang mampu merepresentasikan semangat kebangkitan generasi muda dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Gambar 3. Kegiatan Karyasvara EKSIS 2026

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, EKSIS 2026 menyelenggarakan Karyasvara yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 1 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta lomba, mahasiswa, panitia, serta berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya acara. Karyasvara menjadi momentum penting yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang apresiasi terhadap para pemenang, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan wawasan bagi seluruh peserta.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum HMPIP FIA UB 2026, dan Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan FIA UB. Melalui sambutan tersebut, disampaikan harapan agar kegiatan EKSIS dapat menjadi sarana pengembangan kapasitas mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sesi utama dalam Karyasvara EKSIS 2026 menghadirkan Dr. M. Chairul Basrun Umanailo, S.Sos., M.Si. sebagai narasumber dalam talkshow bertajuk “Pentingnya Literasi Informasi dan Lifelong Learning dalam Membangun SDM Unggul. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kemampuan mengakses informasi saja tidak lagi cukup untuk menghadapi tantangan era digital. Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan mengevaluasi, mengelola, dan memanfaatkan informasi secara kritis agar mampu mengambil keputusan yang tepat dan terhindar dari misinformasi maupun disinformasi.

Gambar 4. Penyampaian materi Karyasvara EKSIS 2026

Selain membahas pentingnya literasi informasi, narasumber juga menekankan bahwa pembelajaran sepanjang hayat merupakan salah satu kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan adaptif. Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang berlangsung sangat cepat, individu dituntut untuk terus belajar, mengembangkan keterampilan baru, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan yang terjadi. Materi yang disampaikan mendapatkan respons positif dari peserta yang terlihat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam kegiatan Karyasvara adalah pengumuman pemenang lomba EKSIS 2026. Pengumuman ini menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah mencurahkan ide, waktu, dan kreativitasnya dalam menghasilkan karya terbaik. Selain pengumuman pemenang, kegiatan juga dilanjutkan dengan presentasi karya juara pertama dari masing-masing kategori lomba. Melalui sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana karya terbaik dikembangkan serta gagasan apa saja yang berhasil menarik perhatian dewan juri.

Daftar Pemenang Lomba Esai EKSIS 2026

  • Juara 1 : Farid Abdillah, Universitas Brawijaya
  • Juara 2 : Wanda Meilany Inayatillah, Institut Pertanian Bogor
  • Juara 3 : Shilsilia Mega Fitria, Universitas Brawijaya
  • Harapan 1 : Firandita Yunia Rahmawati, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Harapan 2 : Dea Vania Natalie, Universitas Airlangga

Daftar Pemenang Lomba Infografis EKSIS 2026

  • Juara 1 : Muhamad Rendhi Prastyo, Universitas Airlangga
  • Juara 2 : Widyasanti Tri Rahayu, Universitas Negeri Semarang
  • Juara 3 : Amanda Marcella Dwiyanti, Universitas Brawijaya
  • Harapan 1 : Benediktus Aldreno Fabian Wowor, Institut Teknologi Kalimantan
  • Harapan 2 : Khoerul Fadli, Politeknik LP3I Karawang

Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, EKSIS 2026 berhasil menjadi wadah yang tidak hanya mendorong kreativitas mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pendidikan, literasi informasi, dan pembelajaran sepanjang hayat dalam kehidupan masyarakat modern. Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghasilkan gagasan inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Keberhasilan EKSIS 2026 tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh peserta, narasumber, dewan juri, Program Studi Ilmu Perpustakaan FIA UB, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi dan semangat yang ditunjukkan selama proses pelaksanaan menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir.

Semoga EKSIS dapat terus hadir sebagai ruang ekspresi, inspirasi, dan pengembangan kapasitas bagi mahasiswa di masa mendatang. Dengan semangat yang sama, EKSIS diharapkan mampu terus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, kreatif, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai isu strategis bangsa. Sampai jumpa pada EKSIS berikutnya, dengan lebih banyak karya, inspirasi, dan kontribusi untuk Indonesia yang lebih maju.