AKSARA (ARAHAN DAN KISAH BEASISWA)

AKSARA (Arahan Dan Kisah Beasiswa)

“Scholarship Talks and Inspiration”

AKSARA (Arahan dan Kisah Beasiswa) merupakan program kerja dari Divisi Advokasi, Departemen Interaksi Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan (HMPIP), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana berbagi informasi dan pengalaman mengenai peluang beasiswa bagi mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Perpustakaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman mengenai persyaratan, tahapan seleksi, serta strategi mempersiapkan diri untuk meraih beasiswa selama masa perkuliahan.

AKSARA mengusung tema “Scholarship Talks and Inspiration” yang bermakna sebagai ruang berbagi informasi dan inspirasi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh peluang beasiswa serta meningkatkan motivasi dalam meraih kesempatan tersebut. Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Perpustakaan angkatan 2023, 2024, 2025, dan 2026, FIA UB.

Kegiatan AKSARA dilaksanakan secara luring pada Minggu, 6 September 2026, bertempat di Auditorium Gedung E Lantai 10, FIA UB, pukul 14.00 – 18.05 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta dan menghadirkan dua pemateri, yaitu Kak Rafif Izdihar Dinta dan Kak Laura Nurrizqi Carrina Firsty, yang berbagi pengetahuan serta pengalaman mengenai Beasiswa Unggulan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan, pemaparan materi dari kedua pemateri, serta sesi tanya jawab bersama peserta. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai beasiswa sekaligus menggali informasi secara langsung dari pemateri yang memiliki pengalaman dalam proses pendaftaran dan penerimaan beasiswa.

Gambar 1. Pemaparan Materi 1 oleh Perwakilan FABU

Pemateri pertama, Kak Rafif Izdihar Dinta, hadir sebagai perwakilan Forum Awardee Beasiswa Unggulan sekaligus penerima Beasiswa Unggulan tahun 2025. Dalam pemaparannya, Kak Rafif membagikan informasi mengenai Beasiswa Unggulan, mulai dari pengenalan program, persyaratan pendaftaran, dokumen yang perlu dipersiapkan, hingga tahapan seleksi administrasi dan wawancara.

Selain membahas persyaratan beasiswa, Kak Rafif juga menjelaskan strategi menyusun esai yang baik dengan menghubungkan pengalaman pribadi, bidang studi, permasalahan di masyarakat, serta rencana kontribusi yang ingin diwujudkan. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan data pendukung, menyampaikan cerita pribadi yang relevan, dan merancang gagasan yang realistis serta bermanfaat.

Kak Rafif turut membagikan tips menghadapi wawancara, seperti mengenali potensi diri, melakukan latihan secara mandiri, mengikuti simulasi wawancara, dan mempersiapkan jawaban dengan baik. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami proses persiapan Beasiswa Unggulan secara lebih menyeluruh serta termotivasi untuk berani mencoba dan memanfaatkan peluang beasiswa yang tersedia.

Gambar 2. Penyerahan Sertifikat

Gambar 3. Pemaparan Materi 2 oleh Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kak Laura Nurrizqi Carrina Firsty yang membahas tips dan trik mempersiapkan Beasiswa Unggulan. Dalam materinya, Kak Laura menekankan bahwa pengalaman organisasi, prestasi, dan nilai akademik dapat menjadi faktor pendukung, tetapi mahasiswa juga perlu memiliki keberanian untuk mencoba, memahami motivasi pribadi, serta mengetahui manfaat yang ingin diberikan melalui kesempatan beasiswa.

Kak Laura membagikan pengalamannya dalam mempersiapkan Beasiswa Unggulan, termasuk pentingnya menghindari persiapan yang terlalu dekat dengan tenggat waktu. Ia menyarankan peserta untuk mulai mempersiapkan dokumen sejak dini, menyusun draf esai sebelum pendaftaran dibuka, mengumpulkan sertifikat dalam folder khusus, serta memperhatikan informasi dan perkiraan jadwal pembukaan beasiswa. Pemeriksaan ulang atau proofreading terhadap esai dan kelengkapan berkas juga menjadi langkah penting agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih optimal.

Tidak hanya membahas persiapan administrasi, Kak Laura juga menjelaskan strategi menghadapi tahap wawancara. Peserta diingatkan untuk memahami motivasi mendaftar, tujuan hidup dan karier, kelebihan serta kekurangan diri, hingga kontribusi yang ingin diwujudkan melalui beasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu mampu menunjukkan keunikan dan potensi diri dengan bukti serta pengalaman yang relevan, bukan sekadar menyampaikan kelebihan tanpa tujuan yang jelas.

Melalui materi tersebut, Kak Laura mengajak peserta untuk tidak menunggu hingga pendaftaran dibuka untuk mulai mempersiapkan diri. Keberanian mencoba berbagai peluang beasiswa, persiapan yang matang, serta pemahaman terhadap tujuan dan motivasi pribadi menjadi hal penting dalam meningkatkan kesiapan menghadapi proses seleksi.

Setelah pemaparan dari kedua pemateri, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, persiapan berkas, penyusunan esai, dan pengalaman menghadapi seleksi beasiswa. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam sekaligus mendapatkan gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri sejak dini.

Gambar 4. Penyerahan Sertifikat

Rangkaian kegiatan AKSARA kemudian diakhiri dengan penutupan oleh MC dan sesi dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, HMPIP FIA UB berharap mahasiswa Ilmu Perpustakaan dapat semakin mengenal berbagai peluang beasiswa, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki persiapan yang lebih terarah dalam mengikuti proses seleksi.

Gambar 5. Penerimaan Hadiah

Gambar 6. Dokumentasi Bersama

Dengan mengusung semangat “Scholarship Talks and Inspiration”, AKSARA diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh informasi mengenai beasiswa, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil kesempatan yang tersedia. Persiapan yang matang, kemauan untuk terus belajar, dan tujuan yang jelas diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam meraih beasiswa serta mewujudkan cita-cita di masa depan.

Dengan mengusung semangat “Scholarship Talks and Inspiration”, AKSARA diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh informasi mengenai beasiswa, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil kesempatan yang tersedia. Persiapan yang matang, kemauan untuk terus belajar, dan tujuan yang jelas diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam meraih beasiswa serta mewujudkan cita-cita di masa depan.